Cara Mengerjakan Shalat
Cara Mengerjakan Shalat dalam agama Islam yang pertama yaitu mengambil air wudhu terlebih dahulu atau boleh juga dengan tayammum kalau air di tempat anda susah didapat. Sebelum mengambil air wudhu atau tayammum, pastikan dahulu badan atau tubuh anda suci atau bebas dari najis dan Hadats besar maupun Hadats kecil. Kalau sudah, barulah memakai pakaian untuk shalat yang sudah ditentukan. Langkah-langkah dalam mengerakan shalat:

- Berdiri tegak menghadap kiblat dan niat mengerjakan shalat. Niat shalat menurut shalat yang sedang dikerjakan, misalnya shalat subuh dan sebagainya. ( Niat shalat ialah di dalam hati, dan sudah pernah saya bahas pada postingan sebelumnya.
- Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca: "ALLAAHU AKBAR", ( Takbiratul ihram )
- Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. kemudian membaca doa iftitah.
- Setelah membaca doa iftitah, kemudian membaca Surat Al-Fatihah.
- Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dalam raka'at yang pertama dan kedua, bagi orang yang shalat sendirian atau imam, disunahkan membaca surat atau ayat Al-Qur'an. Misalnya saja membaca Surat An-Nas atau membaca Surat Al-Ikhlas atau surat apa saja yang ada dalam Al-Qur'an, yang penting kita hafal. Admin blog sarankan bagi yang belum hafal surat dalam Al-Qur'an satupun, sebaiknya hafalkan surat yang pendek saja agar cepat hafal.
- Selesai membaca Ayat atau Surat dalam Al-Qur'an, lalu mengangkat kedua belah tangan setinggi telinga sambil membaca "Allahu akbar", terus badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dan ditekankan antara punggung dan kepala supaya rata (Rukuk).
- Setelah cukup sempurna, bacalah tasbih. Bacaan tasbih sebagai berikut: "Subhaana rabbiyal-a'dhiimii wa bi hamdih", sebanyak 3 kali". Artinya: "Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya".
- Selesai Rukuk, terus bangkitlah tegak dengan mengangkat kedua belah tangan sejajar atau setinggi telinga, sambil membaca bacaan sebagai berikut: "Sami 'allaahu li man hamidah". Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya".
- Pada waktu berdiri tegak (i'tidal), terus membaca: "Rabbanaa lakal-hamdu mil 'us-samaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil 'u maa syi'ta min syai'in ba'du". Artinya: "Ya Allah Tuhan Kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh dan bumi, dan sepenuh barang yang kau kehendaki sesudah itu".
- Setelah i'tidal terus sujud (tersungkur ke bumi) dengan meletakkan dahi ke bumi dan ketika turun sambil membaca: "Allahu akbar", dan setelah sujud membaca tasbih. Bacaan tasbih sebagai berikut: "Subhaana rabbiyal -a'laa wa bi hamdih". Sebanyak 3 kali. Artinya: "Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya".
- Setelah sujud kemudian duduk sambil membaca: "Allaahu Akbar" dan setelah duduk membaca: "Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa 'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii". Artinya: " Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku".
- Kemudian sujud yang kedua, ketiga dan keempat dikerjakan seperti pada waktu sujud yang pertama, baik caranya maupun bacaannya.
- Pada raka'at kedua, kalau shalat kita tiga raka'at atau empat raka'at, maka pada raka'at kedua kita duduk untuk membaca tasyahud atau tahiyat awal. Dengan duduk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki.
- Selanjutnya kalau shalat kita tiga raka'at, ulangi lagi seperti yang diatas satu kali lagi. Kalau shalat kita empat raka'at berarti diulangi lagi sebanyak dua kali, pada raka'at yang terakhir kita membaca tasyahud atau tahiyat akhir. Cara duduk pada tahiyat akhir ialah pantat langsung ke tanah, dan kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan, jari-jari kaki kanan tetap menean ke tanah.
- Setelah selesai membaca tasyahud atau tahiyat akhir, kemudian salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri dengan membaca: "As-salaamu 'alaikum wa rahmatullaah". Artinya: "Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian".