Kecelakaan Lalu Lintas (lakalantas) di Medan Utara
Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Medan Utara terus meningkat. Salah satu upaya yangdapat dilakukan adalah dengan melengkapi sarana di jalan raya, seperti traffic lightdan median jalan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Belawan mencatat 334 angka kecelakaan lalu lintas pada 2010. Sebelumnya, pada 2009, hanya tercatat 230 lakalantas di sana. Artinya, terjadi penambahan 104 kecelakaan atau hampir 50%. Kecelakaan lalu lintas ini ditengarai juga dipengaruhi masih minimnya traffic light dan median jalan di Medan Utara, khususnya di JalanYos Sudarso.
Pengguna sepeda motor Indra Lukman, 28, mengaku sering menyaksikan kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk angkut peti kemas. Biasanya, pengendara sepeda motor tewas dalam kejadian ini.“Beberapa hari lalu saya melihat kecelakaan di Jalan Yos Sudarso Km 18.9 antara truk container dengan sepeda motor. Akibat benturan dan terlindas truk tersebut si pengendara langsung tewas di tempat,”ujarnya.
Dia mengharapkan kepolisian dandinasterkaitbekerjasamauntuk menekan angka lakalantas. Sebab selama ini,lakalantas kerap terjadi. Sementara itu, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), M Natsir, yang juga tokoh di Medan Utara, mengimbau Pemko Medan dan Satlantas serius dalam menekan angka lakalantas ini. Dia juga meminta penambahan traffic light di setiap persimpangan di kawasan Medan Utara. Median jalan dan traffic light diyakini akan sangat membantu pengguna jalan terhindar dari lakalantas. Lebih lanjut, dia mengatakan, traffic light perlu dipasang pada jalan menuju jalan tol, di persimpangan jalan protokol Marelan, dan Simpang Sicanang.
Selain itu,dia juga mengharapkan perluasan jalan di Jalan Yos Sudarso dan pembangunan median jalan secara permanen. “Selama ini median jalan justru tidak permanen.Dan Median jalan yang hanya ada di Medan Labuhan tidak kokoh,”ucapnya. “Ini saatnya janji Pemko Medan ditepati, yang katanya ingin melakukan percepatan pembangunan di Medan Utara. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pelebaran jalan dan pembangunan mediannya,”ucapnya. Sementara itu, Kasat lantas Polres Belawan Kompol Gunadi SB mengatakan, jalan di wilayah Medan Utara memang sangat perlu diberi pembatas atau median jalan, seperti di Jalan Yos Sudarso menuju Belawan dan Marelan. ”Kepadatan arus lalu lintas di jalan ini terus meningkat,sehingga dengan pembangunan median jalan, kecelakaan lalu lintas diharapkan bisa berkurang,” ucap Gunadi SB.
Dia juga berharap pemerintah agar membangun median jalan untuk mengurangi angka kecelakaan. “Kalau untuk pembangunan median jalan sudah diber tahu kepada Pemko Medan,”ucapnya. Sementara itu, banyaknya traffic light di Medan Utara yang mati menjadi permasalahan cukup pelik. Bahkan, dari sisi jumlah pun Medan Utara masih kekurangan sarana ini. Dia juga menghimbau pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, becak bermotor, mobil, angkutan umum, dan truk container agar lebih mematuhi peraturan lalu lintas. Demikian catatan online Gerbang Type Approval tentang Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Medan Utara.
Pengguna sepeda motor Indra Lukman, 28, mengaku sering menyaksikan kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan truk angkut peti kemas. Biasanya, pengendara sepeda motor tewas dalam kejadian ini.“Beberapa hari lalu saya melihat kecelakaan di Jalan Yos Sudarso Km 18.9 antara truk container dengan sepeda motor. Akibat benturan dan terlindas truk tersebut si pengendara langsung tewas di tempat,”ujarnya.
Dia mengharapkan kepolisian dandinasterkaitbekerjasamauntuk menekan angka lakalantas. Sebab selama ini,lakalantas kerap terjadi. Sementara itu, anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), M Natsir, yang juga tokoh di Medan Utara, mengimbau Pemko Medan dan Satlantas serius dalam menekan angka lakalantas ini. Dia juga meminta penambahan traffic light di setiap persimpangan di kawasan Medan Utara. Median jalan dan traffic light diyakini akan sangat membantu pengguna jalan terhindar dari lakalantas. Lebih lanjut, dia mengatakan, traffic light perlu dipasang pada jalan menuju jalan tol, di persimpangan jalan protokol Marelan, dan Simpang Sicanang.
Selain itu,dia juga mengharapkan perluasan jalan di Jalan Yos Sudarso dan pembangunan median jalan secara permanen. “Selama ini median jalan justru tidak permanen.Dan Median jalan yang hanya ada di Medan Labuhan tidak kokoh,”ucapnya. “Ini saatnya janji Pemko Medan ditepati, yang katanya ingin melakukan percepatan pembangunan di Medan Utara. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pelebaran jalan dan pembangunan mediannya,”ucapnya. Sementara itu, Kasat lantas Polres Belawan Kompol Gunadi SB mengatakan, jalan di wilayah Medan Utara memang sangat perlu diberi pembatas atau median jalan, seperti di Jalan Yos Sudarso menuju Belawan dan Marelan. ”Kepadatan arus lalu lintas di jalan ini terus meningkat,sehingga dengan pembangunan median jalan, kecelakaan lalu lintas diharapkan bisa berkurang,” ucap Gunadi SB.
Dia juga berharap pemerintah agar membangun median jalan untuk mengurangi angka kecelakaan. “Kalau untuk pembangunan median jalan sudah diber tahu kepada Pemko Medan,”ucapnya. Sementara itu, banyaknya traffic light di Medan Utara yang mati menjadi permasalahan cukup pelik. Bahkan, dari sisi jumlah pun Medan Utara masih kekurangan sarana ini. Dia juga menghimbau pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, becak bermotor, mobil, angkutan umum, dan truk container agar lebih mematuhi peraturan lalu lintas. Demikian catatan online Gerbang Type Approval tentang Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Medan Utara.