Kisah Nabi Idris As
Sekedar mengingatkan saja bahwa pada postingan sebelumnya di blog ini saya membahas tentang Kisah Nabi Adam AS, dan kali ini saya akan membahas tentang Kisah Nabi selanjutnya yaitu Kisah Nabi Idris AS. Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam. Menurut riwayat Nabi Idris bermukim di Mesir. Berdakwah untuk beragama Allah. Mengajarkan tauhid dan beribadah kepada Allah. Serta memberi petunjuk kepada pengikutnya agar senantiasa menepati kebenaran, menyelamatkan diri dari siksaan akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia.
Konon ia diangkat menjadi rasul ketika berumur 82 tahun. Di antara beberapa nasihatnya ialah:
Konon demikian ceritanya Nabi Idris ini sehingga ia pernah melihat neraka dan surga. Ia ingin menetap di surga namun karena surga itu hanya dihuni setelah hari kiamat maka ia tidak diperkenankan tinggal di sana. Maka ia hendak dikembalikan kedunia. Nabi Idris tidak mau kembali ke dunia karena nyawanya telah dicabut, maka ia memilih tinggal di langit. Demikian sedikit Kisah Nabi Idris As dari saya, mungkin masih banyak versi kisah Nabi Idris yang lebih panjang dan lengkap, saya hanya mampu menceritakan sedikit saja tentang Kisah Nabi Idris As.
Konon ia diangkat menjadi rasul ketika berumur 82 tahun. Di antara beberapa nasihatnya ialah:
- Kesabaran yang disertai keimanan kepada Allah akan membawa kemenangan.
- Orang yang bahagia adalah orang yang mawas diri dan mengharap syafaat Allah dengan amalan-amalan shalehnya.
- Jangan bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan jangan menuntut sumpah dari orang yang berdusta supaya kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
- Janganlah mengiri orang yang mujur nasibnya karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kemujuran nasibnya.
- Barangsiapa melewati kesederhanaan (berlebih-lebihan atau berfoya-foya) tidak sesuatupun akan memuaskannya.
- Kehidupan orang itu hendaknya mengandung hikmah dan hal tersebut di sebutkan dalam suatu riwayat bahwa Nabi Idris adalah orang yang pertama yang mengajarkan tentang menjahit menata pakaian, ilmu falak dan tulis menulis dengan pena.
"Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Idris di dalam Al-Qur'an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke derajat yang tinggi." (Al-Qur'an Surat Maryam : 56-57)
Konon demikian ceritanya Nabi Idris ini sehingga ia pernah melihat neraka dan surga. Ia ingin menetap di surga namun karena surga itu hanya dihuni setelah hari kiamat maka ia tidak diperkenankan tinggal di sana. Maka ia hendak dikembalikan kedunia. Nabi Idris tidak mau kembali ke dunia karena nyawanya telah dicabut, maka ia memilih tinggal di langit. Demikian sedikit Kisah Nabi Idris As dari saya, mungkin masih banyak versi kisah Nabi Idris yang lebih panjang dan lengkap, saya hanya mampu menceritakan sedikit saja tentang Kisah Nabi Idris As.