Gempa Dahsyat Mengguncang Postel
Waktu sudah menunjukan pukul 15:00 lewat, sudah waktunya para karyawan atau pejabat bersiap-siap untuk pulang, sebelum pulang biasanya mereka ngumpul dulu dan ngobrol-ngobrol sebentar, biasa para ibu-ibu kan hobinya ngrumpi hehehe.... obrolan yang dibicarakannya mungkin tentang pekerjaannya?, rencana pulang naik apa?, rencana buka puasa di mana? Dan lain-lain. Pada waktu itu kebetulan saya di Gedung Sapta Pesona lantai 8 yaitu kantor pelayanan stantar disasi perangkat telekomunikasi atau biasa kita sebut dengan Postel.
Saya sedang mengurus surat pengeluaran barang untuk Bea Cukai karena sample uji klien kami di tahan, dan cara mengeluarkan perangkat tersebut harus ada surat pengeluaran barang dari postel. Pada waktu itu surat sudah selesai dibuat, tinggal publis di website postel dan memberi tahu ke website bea cukai. Setelah selesai saya langsung keluar dari kantor tersebut, dan tiba-tiba saya merasa ada guncangan hebat, dan ternyata karyawan yang ada di situ pun merasakannya, saya pikir saya sendiri yang merasakannya atau mungkin saya mau pingsan karena sedang berpuasa.
Untung saja pekerjaan saya tentang Kepengurusan Ijin Sertifikasi SDPPI sudah selesai, coba kalau belum bisa tambah ribet urusannya. Dan kepanikan pun menyelimuti wajah setiap orang yang berada di sekitar gedung sapta pesona, entah bagaimana jika tadi pas saya di lantai 8 gedung tersebut runtuh, pasti banyak menelan korban jiwa. Lalu bagai mana keadaan di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, apakah terjadi gempa juga? Kata salah satu rekan saya melalui telepon yang pada waktu itu berada di sana, BBPPT juga terjadi gempa dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa.
Semakin lama guncangan itu semakin besar dan semua karayawan pada berlarian keluar dari ruangannya sambil berteriak gempaa... gempaa... ada gempaa... saya pun ikut berlari menuju tangga darurat, tadinya saya mau naik lif tapi saya pikir dengan naik lif malah berbahaya karena guncangan yang terlalu besar akan mengakibatkan putusnya tali penggerak lif.
Untung saja pekerjaan saya tentang Kepengurusan Ijin Sertifikasi SDPPI sudah selesai, coba kalau belum bisa tambah ribet urusannya. Dan kepanikan pun menyelimuti wajah setiap orang yang berada di sekitar gedung sapta pesona, entah bagaimana jika tadi pas saya di lantai 8 gedung tersebut runtuh, pasti banyak menelan korban jiwa. Lalu bagai mana keadaan di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, apakah terjadi gempa juga? Kata salah satu rekan saya melalui telepon yang pada waktu itu berada di sana, BBPPT juga terjadi gempa dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa.