Home » » Mantan CEO Apple John Sculley Membuat 2 HP Murah

Mantan CEO Apple John Sculley Membuat 2 HP Murah

Siapa bilang smartphone murah hanya bisa diproduksi oleh pabrikan asal China? Buktinya, mantan CEO Apple ini baru saja memperkenalkan dua smartphone berbudget minimum dengan spesifikasi maksimum.

Nama John Sculley mungkin masih awam di telinga, bahkan untuk penggemar gadget Apple sekalipun. Maklum, Sculley menjabat sebagai bos Apple di tahun 1983 sampai 1993. Pasca lepas dari Apple. Sculley menjadi pendiri sebuah start-up pembuat smartphone bernama Obi Worldphone.

Start-up tersebut baru mengumumkan kehadiran dua smartphone mereka, Obi Worldphone SF1 dan SJ1.5. Dan seperti yang telah disebutkan di atas, harga maksimal keduanya tak sampai Rp 3 juta.

Versi termurah adalah Obi Worldphone SJ1.5. Smartphone tersebut hanya dibanderol Rp Rp 1,5 jutaan. Dengan harga segitu, pengguna sudah bisa mendapatkan spesifikasi lumayan handal, misalnya layar Gorilla Glass 3, prosesor Quad-core 1,3 GHz besutan MediaTek, RAM 1GB, ROM 16GB, fitur dual-SIM, baterai 3000mAh, dual kamera 8 dan 5 MP.

Sementara versi yang lebih mahal, Obi Worldphone SF1 dibanderol Rp 2,7 jutaan. Smartphone ini mengusung spesifikasi yang lebih top dari SJ1.5.

Yang pertama adalah layar 5 inci berkualitas HD dengan kerapatan 443ppi! Sehingga bisa dipastikan bila tampilan yang dihasilkan terang dan berwarna kuat.

Sedangkan untuk dapur pacunya, Obi Worldphone mempercayakan 'otak' SF1 pada prosesor Octacore Snapdragon 615. Guna mendukung performa prosesor, terdapat pilihan paket RAM 2GB dan memori internal 16, serta paket RAM 3GB dan memori internal 32GB.

Fitur-fitur pendukung lain juga tiudak kalah 'wah', sebut saja kamera utama 13MP bersensor Sony Exmor IMX214, kamera depan 5MP, baterai 3000mAh, Android Lollipop, teknologi 4G (dual-SIM), dan Quick Charge 1.0 untuk pengisian daya lebih cepat.

Menariknya, meski dibuat oleh mantan CEO Apple, dua smartphone Obi Worldphone itu kemungkinan besar tidak akan dijual di Amerika, tetapi kawasan Afrika dan Asia, termasuk Indonesia!

0 komentar:

Posting Komentar