Home » » Dua kereta Cepat di China Bertabrakan

Dua kereta Cepat di China Bertabrakan

Dua kereta cepat di China bertabrakan, petugas menyatakan setidaknya 33 tewas dan 190 terluka dalam kecelakaan ini. Namun, angka ini masih akan terus bertambah mengingat masih ada korban dalam mobil yang belum dihitung.

Dilansir CNN pada Minggu, 24 Juli 2011, kecelakaan yang terjadi di Provinsi Zhejiang, di bagian timur China itu awalnya karena salah satu kereta berhenti di rel karena listrik padam akibat sambaran petir.

Tak lama kemudian, kereta yang berhenti itu bernomor D3115 ditabrak kereta D301 yang muncul dari arah berlawanan. Akibatnya, empat gerbong terdepan kereta D301 tanpa ampun terempas jatuh dari rel yang terletak di atas jembatan. Tak ayal lagi, gerbong yang jatuh itu menimpa mobil-mobil yang ada dibawahnya.

Berdasarkan pernyataan yang dimuat situs Kementerian Perkeretaapian China, Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri Win Jiabao langsung menginstruksikan tindakan segera untuk menyelamatkan para korban. Upaya penyelamatan masih berlanjut hingga hari ini.

Seorang penumpang, wanita bernama Zhou yang saat itu berada dalam kereta bersama keluarganya, mengatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Sabtu kemarin.

"Di stasiun Yongjia, kereta kami (D3115) seharusnya berhenti selama semenit, namun ternyata malah molor sampai 25 menit. Saat kereta akhirnya mulai bergerak, kami mendengar suara 'bruk' keras dan rasanya seperti terjadi gempa bumi."

Tangan Zhou terluka, dan anaknya yang dipeluk saat tabrakan terjadi terluka di kepala. Beruntung seluruh keluarganya yang terdiri dari empat orang dewasa dan dua anak-anak, selamat.

Para penumpang kereta yang naas tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan memecahkan jendela kereta atau merangkak dari retakan di badan gerbong. Para korban yang masih terjepit di dalam mobil yang tertimpa gerbong kereta, masih belum diketahui nasibnya. Demikian catatan online Blogger Indonesia yang berjudul Dua kereta cepat di China bertabrakan.

0 komentar:

Posting Komentar