Home » » Hati-hati saat Berbelanja Online

Hati-hati saat Berbelanja Online

Setiap celah bisa dimasuki tindak kejahatan. Tidak terkecuali pada belanja online. Hal inilah yang membuat para konsumen online lebih berhat-hati daripada pembeli secara konvensional. Saking hati-hatinya, dalam survei Nielsen disebutkan bahwa konsumen cenderung kurang percaya pada iming-iming hadiah yang dijanjikan di dalam internet. Hal ini menurut Blogger Indonesia untuk mencegah mereka masuk pada tindak penipuan. Paypal, perusahaan yang lama bergerak di bidang belanja online, memberikan sejumlah tips agar konsumen dan calon konsumen tidak terjebak penipuan.

Hati-hati saat Berbelanja OnlineMenurut Blogger Indonesia ada tips dasar menurut situs ini adalah ketika browsing pada situs belanja harus dipastikan beberapa hal. Pertama, menggunakan kata sandi (password) yang aman. Saat membuat akun di sebuah toko online,jangan memilih kata-kata sehari-hari, nama anggota keluarga, atau tanggal lahir. Sebaliknya, gunakan kombinasi huruf besar dan huruf kecil, nomor, dan simbol. Biasakan memberikan password yang unik dari akun ke akun. Kedua, perlu ada sebuah checkout aman dan proses pembayaran.

Menurut Blogger Indonesia bahwa pastikan toko online menggunakan secure socket layer(SSL) yang mengenkripsi informasi yang sensitif. Cari ikon gembok terkunci di bagian bawah jendela browseruntuk melihat apakah konsumen terlindungi. Ketiga, melihat reputasi pedagang. Perlu sebuah penelitian kecil untuk mengetahui dan mengenal pedagang atau penjual yang menawarkan produk.Untuk hal ini perlu belajar tentang pedagang,cari ulasan dari pembeli lain. Banyak situs e-commerce, termasuk eBay, memiliki sistem umpan balik fitur komentar dan penilaian dari pembeli lain. Selanjutnya pertanyaan bisa diajukan dan jawaban didapat untuk item dari pedagang sebelum melakukan pembelian atau penawaran. Komunikasi yang baik akan membantu memastikan transaksi berjalan mulus. Di samping itu perlu mencari pengembalian dana atau kebijakan kembali.

Jika kebijakan tidak diposting, bisa diminta kepada pedagang batas waktu untuk mengembalikan barang dan apakah pengembalian dana penuh atau barang dagangan kredit yang ditawarkan, menurut hasil informasi yang diterima Blogger Indonesia. Selain itu perlu diperiksa status keanggotaan dan mencari anggota verified yang telah aktif selama setidaknya 60 hari. Selanjutnya perlu diketahui spesifikasi item yang akan dibeli. Semakin besar nilai yang ditawarkan pada produk, harus semakin banyak spesifikasi yang harus diketahui. Seperti produk komputer, perhiasan, dan elektronik memerlukan kehati-hatian ekstra. Perlu ada tambahan pengecekan berulang sebelum melakukan pembelian. Langkah seperti ini terutama sangat penting di kala masa liburan. Juga perlu ada konfirmasi tentang keaslian barang yang akan dibeli.

Ada juga tanda peringatan umum yang harus diketahui calon pembeli. Misalnya melihat tanda-tanda pengiriman. Konsumen jangan sampai lengah tentang waktu pengiriman. Waktu pengiriman harus sesuai dengan yang dijanjikan sejak awal. Jangan mengabaikan tanggal pengiriman yang disarankan. Hati-hati dengan penawaran produk yang sebenarnya tidak diminta, menurut Blogger Indonesia. Misalnya menerima email tidak diminta dari penjual dengan produk sejenis yang sebelumnya telah dibuat penawaran.

Sebab hal ini memungkinkan sebagai jalan masuk menuju penipuan. Konsumen perlujuga memperhatikan apabila barang yang dijanjikan terlalu bagus dibandingkan barang sejenis di pasaran. Atau menawarkan dengan harga yang terkesan lebih rendah dari harga pasar, menurut Blogger Indonesia. Kelengahan sedikit saja pada pembelian online bisa membuat calon pembeli malah tertipu. Apalagi jika pembelian itu merupakan pengalaman pertama. Maka harus lebih banyak belajar baik dengan membaca dari situs-situs yang telah tersedia atau belajar dari teman yang sudah berpengalaman.

0 komentar:

Posting Komentar