Home » » Jaringan Protokol MEGACO

Jaringan Protokol MEGACO

Jaringan Protokol Megaco oleh ITU-T menamainya dengan H.248, sementara kalangan IETF menyebutnya Megaco (RFC 3525). Megaco menawarkan peningkatan lebih dari MGCP, yaitu:
  • Mendukung multimedia danconferencee multipoint yang meningkatkan layanan.
  • Pilihan pengangkut TCP dan UDP.
  • Memperbolehkan teks encoding atau binary encoding.
Sebagai perjanjian dalam Megaco media gateway dapat terletak dimana saja dalam jalur panggilan, dari sebuah terminal diujung network sampai gateway besar ditengah network, MG tidak harus untuk VoIP saja, tapi juga untuk topologi-topologi yang berbeda. Megaco memungkinkan penggabungan paket voice, fax, dan multimedia antara jaringan PSTN dan jaringan IP. Penggabungan dengan voice-to-text application misalnya, dimungkinkan dalam protocol ini. Dikembangkan dari Media Gateway Control Protokol (MGCP), Megaco menyediakan control yang terpusat untuk komunikasi multimedia dan layanan yang berbasis IP. Secara fungsional, Megaco adalah protocol pensinyalan yang digunakan antara MG dan MGC (softswitch).

Dalam NGN ( Next Generation Network ), MGC merupakan tempat untuk signaling logic. Sementara itu media logic ditempatkan dalam MG. Dengan menggunakan Megaco, MGC dapat mengontrol MG melalui jaringan yang terdistribusi. Megaco mempunyai struktur arsitektur yang hamper sama dengan MGCP tetapi Megaco mempunyai fungsi yang lebih luas. Dalam proses pembangunan dan pemutusan hubungan protocol Megaco melibatkan dua parameter utama yang disebut termination dan context.
  1. Termination adalah entitas logic dalam MG yang berfungsi sebagai sumber data. Sebuah termination didefinisikan sebagai kumpulan dari sejumlah karakteristik properties, yang tergabung dalam satu set descriptors yang termasuk dalam command. Termination punya identitas unik (Termination ID), yang ditandai oleh MG pada saat pertama kali diciptakan. Termination juga menyatakan entitas fisik dengan keberadaan yang semi permanent. Sebagai contoh, termination menyatakan kana lTDM dalam gateway. Termination ada sebagai akibat dari add command dan dapat dihapus dengan menggunakan substract command. Dalam termination terdapat signals yang dibangkitkan oleh MG (misal: tones). Termination juga deprogram untuk mendeteksi proses yang terjadi seperti pesan yang akan diberikan kepada MGC atau aksi yang dilakukan oleh MG. Statistik dapat dikumpulkan dalam termination lalu dilaporkan ke MGC selama request (oleh command Audit Value) dan saat termination diambil dari proses koneksi. Multimedia gateway bias memproses media streams yang kompleks. Sebagai contoh, protocol H221 memiliki struktur frame yang dapat digunakan untuk memproses media stream yang kompleks dengan kecepatan 64 kbps. Pada setiap bearer channel yang membawa multiplexed streamter dapat sebuah termination. Termination tersebut dihubungkan kebeberapa termination lain yang disebut multiplexing termination. Sebuah Mux Descriptor digunakan sebagai akhir hubungan ini. Protokol dapat juga digunakan untuk menciptakan termination baru dan mengubah nilai dari termination yang sudah ada. Pengubahan ini termasuk kemungkinan penambahan atau pemindahan events dan/atau signals. Dalam prosesnya, termination diwakili oleh suatu Termination ID. Termination ID menyatakan struktur seperti trunk group atau sebuah trunk diantara group. Dalam termination dikenal juga Packages. Packages merupakan kumpulan dari properties, events, signals statistic dan parameter-parameter didalamnya. Setiap packages memiliki property Id, Events Id, Signals Id, Statistic Id dan Parameter Id. Property Id memiliki keunikan dan kebanyakan dari property memiliki nilai yang secara explicit telah didefinisikan dalam standar track Megaco atau alam packages atau telah disediakan sebelumnya. Jika tidak disediakan maka semua descriptors terkecuali Termination State dan Local Control diset ke empty/no value saat termination diciptakan pertama kali atau dikembalikan ke null context. Nilai dari property mungkin juga diubah saat termination dipindahkan dari satu context ke context lain sebagai hasil dari perintah move.
  2. Context didefinisikan sebagai hubungan antara beberapa termination. Context juga menyatakan suatu komponen penyambungan jika dalam hubungan tersebut terdapat lebih dari 2 termination. Null context merupakan tipe context yang khusus. Null context terdiri dari termination yang tidak berhubungan dengan termination yang lain. Termination dalam null context memiliki parameter sendiri untuk digunakan atau diubah. Secara umum, add command digunakan untuk menambahkan termination dalam context. Jika MGC tidak menyebutkan ke context mana termination harus ditambahkan, maka MG akan menciptakan context baru. Sebuah termination mungkin saja dihapus dari suatu context dengan perintah substract dan dipindahkan dari satu context ke context lain dengan perinah move. Sebuah termination harus ada hanya dalam satu context pada satu waktu. Context mengandung beberapa hal yaitu context ID, topologi yang menyatakan aliran media antara termination diantara context., dan the priority yang digunakan context untuk menyediakan MG informasi tentang kejadian/proses yang harus segera ditangani oleh context. MGC juga dapat menggunakan priority untuk mengontrol trafik yang terjadi dalam MG pada situasi tertentu (contoh: saat ada banyak context yang harus ditangani secara simultan). Context juga bias mengandung indicator untuk panggilan darurat dan untuk menyediakan penanganan yang lebih baik dalam MGC. Hubungan dibuat berdasarkan gabungan dua atau lebih termination didalam context dengan mengirimkan command yang tepat. Megaco menggunakan konsep dari context untuk memproses panggilan multimedia dan panggilan konferensi. Komponen lain dalam Megaco adalah Descriptors dan Packages. Descriptors digunakan bersama-sama dengan command dan berfungsi sebagai parameter. Descriptors menyediakan informasi yang cukup untuk mendasari elemen seperti DSP. Hal ini mungkin digunakan secara sederhana dan dengan cara yang menarik untuk mengimplementasikan context bila dihubungkan dengan layanan yang diberikan. Beberapa jenis descriptors diantaranya:
  • Modem Descriptor, digunakan untuk melakukan konfigurasi terhadap modem berbasis DSP untuk text telephony.
  • Multiplex descriptor, digunakan pada tipe media yang dihubungkan dengan bearer channel.
  • Media descriptor, menjelaskan media stream dan transformasi yang diaplikasikan ke media flow melalui termination.
  • Event descriptors, merupakan daftar-daftar kejadian untuk notifikasi.
  • Signal descriptors, merupakan sinyal yang dihubungkan dengan sinyal suara dan menyatakan sinyal mana yang diminta oleh MGC dari MG untuk dipakai oleh termination.
  • Package descriptor, digunakan hanya bersama-sama dengan Audit Value command, berfungsi untuk mengembalikan daftar packages yang dicapai termination.
Media descriptor terdiri atas:
  • Termination State descriptor, digunakan untuk membawa kondisi termination yang independent dari berbagai media flow.
  • Local Control descriptor, digunakan untuk menyediakan informasi yang berhubungan dengan media stream hanya diantara MGC dan MG.
  • Local & Remote descriptor, digunakan untuk membawa informasi yang menjelaskan media flow didalam stream yang harus dikoordinasi dengan remote entity.
Saya informasikan kepada pembaca, jika anda membeli perangkat telekomunikasi, sebaiknya yang sudah di sertifikasi atau yang sudah bersertifikat resmi dari postel, untuk menjaga agar anda tidak berurusan dengan pihak yang berwajib. Dan perangkat yang sudah di sertifikasi tentunya sudah lulus pengujian di balai uji, sehingga mutu dan kualitasnya terjamin.

0 komentar:

Posting Komentar